Minggu , 19 November 2017
Home / Ibukota / Komisi E DPRD DKI Jakarta: Renovasi 221 sekolah harus sudah selesai pada Desember 2017
Komisi E DPRD DKI Jakarta: Renovasi 221 sekolah harus sudah selesai pada Desember 2017
Poyek SDN Kenari (Insert Syahrial, Ketua Komise DPRD DKI Jakarta) Foto: Dok NuSa

Komisi E DPRD DKI Jakarta: Renovasi 221 sekolah harus sudah selesai pada Desember 2017

NUSANTARASATOE.COM — Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta, Syahrial menuturkan, proses renovasi 221 sekolah harus sudah selesai pada Desember 2017.

Karena itu menurut Syahrial, Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta akan melakukan peninjauan ke sejumlah sekolah yang sedang direnovasi. Tujuannya, untuk memastikan proses renovasi 221 sekolah selesai tepat waktu dan tidak menemui kendala.

“Ada sekolah yang direnovasi berat dan total. Kami akan melakukan peninjauan, terutama ke sekolah yang segera diresmikan,” kata Syarial, Selasa (26/9).

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Sopan Adrianto mengungkapkan, dirinya menyambut baik peninjauan yang akan dilakukan oleh Komisi E DPRD DKI Jakarta.

Menurutnya, selain sebagai bentuk transparansi, melalui peninjauan ini bisa diketahui langsung apakah proses renovasi sekolah sudah berjalan sesuai aturan maupun on the track.

“Kami sangat senang dan terbuka dengan adanya keinginan dari pihak Komisi E DPRD tersebut,” tandasnya.

Untuk diketahui, saat ini sebanyak 102 gedung sekolah direnovasi total dan 119 lainnya direnovasi berat. Untuk 11 sekolah yang direnovasi total targetnya sudah bisa diresmikan awal Oktober mendatang.

Baca Juga: Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Diguguat ke PN Jakpus

Sebelumnya, beberapa kalangan meragukan pelaksanaan proyek tersebut tidak akan selesai tepat waktu.

Ungkap Marpaung, Ketua LSM Peduli Pembangunan Indonesia mengatakan pelaksanaan proyek rehab gedung sekolah tahun 2017 belum dimulai secara keseluruhan di semua lokasi yang ditetapkan.

“Bagaimana bisa selesai, dimulai aja belum,” kata Ungkap.

Ungkap menuturkan, sampai saat ini, dari 221 lokasi yang akan dikerjakan, belum semua lokasi dimulai pekerjaannya. Jadi menurutnya, proyek rehab sekolah Tahun 2017 akan sama nasibnya seperti proyek-proyek konsolidasi lainnya seperti pembangunan puskesmas yang seharusnya selesai tahun 2016 baru selesai tahun 2017.

Dilain pihak, PT Faustin Brantas berkarya menggugat proyek rehab gedung sekolah tahun 2017 ke pengadilan. Direktur Utama PT FBB, Sahala Simatupang mengatakan, kalau ada yang menggugat berarti ada masalah.

Diinformasikan, guguatan PT FBB berisi tentang proses pelelangan yang diduga melanggar aturan dan selanjutnya dinilai sebagai perbuatan melawan hukum. (mps)*

About admin

Check Also

Pelebaran Trotoar Sudirman-Thamrin

Pelebaran Trotoar Sudirman-Thamrin Demi Kenyamanan Masyarakat

NUSANTARASATOE.COM, JAKARTA — Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah mengatakan, pelebaran trotoar Sudirman-Thamrin demi kenyamanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *