Sabtu , 16 Desember 2017
Home / Unik / Bangkai Buaya Dikubur Secara Adat

Bangkai Buaya Dikubur Secara Adat

NUSANTARASATOE.COM,-Seekor buaya sepanjang lima meter ditemukan mati di Kelurahan Karang Siri, Kecamatan Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Salah seorang warga setempat, Alexander, menceritakan masyarakat setempat bersama tetua adat merasa kehilangan dengan matinya buaya itu.

Sehingga, berdasarkan kesepakatan yang melibatkan Anggota DPRD NTT Army Konay dan perwakilan pemerintah setempat, buaya dikubur secara adat seperti pemakaman manusia.

Masyarakat setempat, kata Alexander menganggap dan mempercayai buaya itu sebagai raja air, sehingga diperlakukan dengan penghormatan secara adat.

“Anggota DPRD Provinsi NTT Army Konay menyumbang kain sebagai lambang kehilangan raja air yang dikenal selama ini hidup di kolam buaya,” ucap Alexander.

Alexander menjelaskan, buaya dikubur secara adat dilakukan Kamis (29/6), sekitar pukul 9.00 Wita.

“Buaya itu sudah dipakaikan kain adat dan dimasukkan ke dalam liang sedalam satu meter,” kata Alexander.

Warga pun beramai ramai menyelimuti bangkai hewan itu dengan kain adat yang diketahui telah hidup di kawasan itu sejak tahun 1992.

Alexander mengatakan buaya itu ditemukan mati di dalam sumur warga sedalam kurang lebih satu meter, Selasa (27/6).

“Dia mau kejar seekor anjing untuk dimakan. Namun, pada saat hendak terkam, anjing itu menghindar sehingga buaya itu jatuh ke sumur dan langsung mati.”

Masih menurut dia, sumur tersebut adalah milik warga yang bernama Anone. Sumur itu sering digunakan Anone untuk menyiram sayur dan tanaman lainnya.

” Buaya tersebut selama ini tinggal di kolam yang jaraknya sekitar tiga meter dari sumur,” demikian kata Alexander. (***)

Berita ini sebelumnya ditayangkan di kompas.com tanggal 28 Juni 2017 dengan judul Diyakini Sebagai Raja Air, Buaya Mati Dikubur dengan Upacara Adat.

Sumber kompas.com

About admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *